Hubungan Peran Kelompok Teman Sebaya Dengan Kejadian Bullying Remaja SMP Negeri 2 Bangkinang Kota

Authors

  • Shelly Williani Prodi Keperawatan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Riau Author
  • Yenny Safitri Prodi Keperawatan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Riau Author
  • Syafriani Syafriani Prodi Kesehatan Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Riau Author

DOI:

https://doi.org/10.31004/wolgitj.v1i3.37

Keywords:

Teman , Sebaya, bullying

Abstract

Teman sebaya mempunyai peran yang sangat penting bagi perkembangan seorang anak terutama pada usia (SMP), perkembangan anak tidak semata menuju ke arah yang baik (positif) seperti dapat mengenal satu sama lain dan bersosialisasi dengan dunia luar diluar keluarga, namun ada juga yang menjurus ke arah (negatif) seperti bolos sekolah, melawan kepada guru, mengolok teman yang lain yang tidak termasuk kedalam kelompok, dan juga melakukan tindak kekerasan perundungan (bullying). untuk mengetahui hubungan peran kelompok teman sebaya  dengan kejadian bullying pada remaja di SMP Negeri 2 Bangkinang kota. penelitian ini mengunakan metode analitik dengan desain cross-sectional yang dilakukan pada tanggal 25 Februari sampai 10 Maret dengan sampel sebanyak 249 responden. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariate menggunakan Chi-Square. Hasil analisis univariat menunjukkan dari total 249 responden terdapat sebagian besar peran kelompok teman sebaya buruk yaitu 128 responden (51,4%), sebagian besar terdapat tingkat bullying tinggi yaitu 138 responden (55,4%). Berdasarkan Chi-Square diperoleh nilai P value (0,000) < α (0,05). Artinya ada hubungan peran kelompok teman sebaya dengan kejadian bullying di SMP Negeri 2 Bangkinang Kota. Besar estimasi resiko dengan POR = 20.298(10.561-39.011). Artinya responden dengan peran kelompok teman sebaya buruk 20.298x lebih besar mengalami resiko terjadinya bullying tingkat tinggi dibandingkan responden dengan peran kelompok teman sebaya yang baik. Diharapkan untuk lebih memperhatikan kelompok teman sebaya karena lingkungan sangat mempengaruhi sikap dan perilaku seseorang dan diharapkan responden untuk bisa memilih mana kelompok teman yang baik serta menghindari kelompok pertemanan yang buruk untuk menghindari terjadinya perilaku bullying.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agus Wahyudin, “Peran Self-Regulated Learning dalam Memoderasi Pengaruh Lingkungan Teman Sebaya dan Media Sosial terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Akuntansi Komputer Siswa Kelas XI Kompetensi Keahlian Akuntansi SMKN 1 Kendal”, EEAJ, 4 (Maret, 2015), 277.diakses tgl 010ktober 2024

Aulia, K. (2022). Gambaran Bullying Pada Remaja yang Bersekolan Di Pondok Pesantren. Seminar Kesehatan Nasional, 1516-1523.

Bayu, B. (2021). Pengaruh Teman Sebaya Terhadap Perkembangan Emosional Santri Pondok Pesantren Wali Peetu, Tanjung Jabung Timur. JIGC (Journal of Islamic Guidance and Counseling), 5(1), 17-37.

Dewi, P.Y.A.(2020). Perilaku School Bullying Pada Siswa SekolahDasar.

Edukasi:JurnalPendidikanDasar,1(1),3 https://doi.org/10.55115edukasi.v1i1.526.

Fauzia, A. (2016). Flantropi islam, sejaren dan kontestasi masyerakat sipi dan Negara di Inconesia.

Fithria, F., & Auli, R. (2016). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku bullying.

Hafiezah, N. & T. S. (2019). Peran Kelompok Teman Sebaya Terhadap Pencegahan Perilaku Menyimpang Siswa di Sekolah SMA Negeri 1 Wotu Kabupaten Luwu Utara. Jurnal Sosialisasi Pendidikan Sosiologi-FIS UNM, 3(2), 80–84. http://ojs.unm.ac.id/sosialisasi/article/view/2376.

Husain S, M. N. (2018). HUBUNGAN PERANAN TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU BULLYING PADA REMAJA DI SMP PGRI KASIHAN BANTUL YOGYAKARTA (Doctoral dissertation, UNIVERSITAS ALMA ATA YOGYAKARTA). Idea Nursing Journal, 7(3), 9–17.

Masruroh, N. (2016). Bullying experiment based on The Doers‟ perspective, victim and eye witness on the junior high school student. Jurnal Keperawatan, 7(2).

Merdaleni, I. R. A., Asmawati, A., Mardiani, M., & ... (2019). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Terhadap Perilaku Bullying Di Smp Negeri 21 Kota Bengkulu Tahun 2019. http://repository.poltekkesbengkulu.ac.id/1670/.

Miftahudin, F. M. (2019). Hubungan antara peran teman sebaya dengan perilaku bullying pada anak usia sekolah di salah satu sekolah dasar kota salatiga. Jurnal Keperawatan, 1–9.

Miftahudin, F. M. (2019a). Hubungan antara peran teman sebaya dengan perilaku bullying pada anak usia sekolah di salah satu sekolah dasar kota salatiga. Jurnal Keperawatan, 1–9.

Nauli, F. A., Jumaini, J., & Elita, V. (2023). Analisis Kondisi Bullying Pada Anak Usia Sekolah Sebagai Upaya Promotif dan Preventif. Jurnal Ners Indonesia, 7(2), 11–19.

Notoatmodjo, S. (2012). Metodologi penelitian kesehatan.

Notoatmodjo, S., Kasiman, S., & Kintoko Rohadi, R. (2018). Patient‟s Behaviour with Coronary heart desease Viewed from Socio-Cultural aspect of Aceh Society in Zainoel Abidin Hospital. In MATEC Web of Conferences (Vol. 150, p. 05065). EDP Sciences.

Nuraini, M., Syafitri, A., & Agustina, M. (2024). Hubungan Bullying dengan Kepercayaan Diri Siswa-Siswi. Journal of Nursing Education and Practice, 3(2), 44–49.

Nurlelah, & Syarifah Gustiawati Mukri. (2019). Dampak Bullying Terhadap Kesehatan Mental Santri. Journal of Islamic Education, 3(1), 72-86.

Nursalam. (2016). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan : Pendekatan Praktis. Jakarta: Salemba Medika. Https://Adoc.Pub/Queue/Metodologi- Penelitian-Ilmu Keperawatan.Html. Diperoleh pada tanggal 01 Oktober 2024

Nursalam. (2016). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan : Pendekatan Praktis. Jakarta: Salemba Medika. Https://Adoc.Pub/Queue/Metodologi- Penelitian-Ilmu Keperawatan.Html. Diperoleh pada tanggal 01 Oktober 2024.

Peren, S. (2022). Membaca Statistik Tentang Kasus Bullying Di Indonesia. https://www.depoedu.com/2022/12/13/edu-talk/membaca-statistik-

tentang-kasus-bullying-di-indonesia/

Pudjiastami, A. (2020). Hubungan Perilaku Bullying dengan Kemampuan Interaksi Sosial pada Remaja. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 4(3), 1040-1050. https://doi.org/10.33024/mahesa.v4/3.13580

Putri, H. S., Febriana, B., & Setyowati, W. E. (2023). Hubungan Antara Peran Kelompok Teman Sebaya Dengan Perilaku Bullying (Korban) Pada Remaja. Jurnal Ilmiah Sultan Agung, 2(1), 263–271.

Rohimah, A. I., & Mamnu‟ah, M. A. (2016). Hubungan peran kelompok teman sebaya dengan perilaku bullying pada anak usia sekolah di sd muhammadiyah mlangi gamping sleman yogyakarta (Doctoral dissertation, Universitas' Aisyiyah Yogyakarta).

Shafira, S. (n.d.). pengaruh kompetensi sosial, pola asuh orang tua dan jenis kelamin terhadap perilaku bullying. Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Sartika, N. (2022). Pengaruh Bullying Terhadap Hubungan Sosial.

Sri Lestari & Yusmansyah, S. M. (2018). Bentuk dan Faktor Penyebab Perilaku Bullying Forms and Factors Causing Bullying Behavior. 1.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Cv.Alfabeta.Http://Library.Fip.Uny.Ac.Id/Opac/Index.Php?PShow_Detai1 &1d=3394. diperoleh pada tanggal 01 Oktober 2024.

Sulfemi. W B., & Yasita, O. (2020). Dukungan sosial teman sebaya terhadap perilaku bullying. Jumal Pendidikan, 21(2), 133-147-

Suryawati, I., & Gani, A. (2022). Analisis faktor penyebab perilaku merokok. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(1), 497–505. Afiyani, I. A., Wiarsih, C., & Bramasta, D. (2019). Identifikasi Ciri-ciri Perilaku Bullying dan Solusi Untuk Mengatasinya di Sekolah. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 5(3), 21–25

Syafriani I, S. (2020). Hubungan minat dan dukungan sosial teman sebaya Dengn motivasi calon Sarjana Keperawtan untuk melanjutkan Profesi NERS Di UNIVERSITAS PAHLAWAN. Jurnal Ners, 4(2), 96-101.

Unicef. (2021). XLS_Bullying-database July-2021 (p. 1). data.unicef.org Usman, I. (2013). Perilaku bullying ditinjau dari peran kelompok teman sebaya

dan iklim sekolah pada siswa SMA di Kota Gorontalo. Gorontalo: Universitas Negeri Gorontalo.

Yuliana. (2020). Dampak Bullying Terhadap Tingkat Kepercayaan Diri Siswa (Studi di MTS Laboratorium UIN STS Jambi). Journal of the European Academy of Dermatology and Venereology, 34(8), 709.€1-709.69. http://dx.doi.org/10.1016/j.jaad.2013.01.032.

Zakiyah, E. Z., Humaedi, S., & Santoso, M. B. (2017). Faktor Yang

Mempengaruhi Remaja Dalam Melakukan Bullying. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, https:// doi.org/ 10.24198 /jppm.v4 /2.143524 (2),324-330.

L. Rismaya, “The Relationship between Knowledge, Attitudes and Family Support towards Basic Immunization Completeness in Toddlers Aged 24-36 Months,” SIMFISIS J. Kebidanan Indones., vol. 3, no. 4, pp. 727–736, 2024, doi: 10.53801/sjki.v3i4.215.

A. P. D. Kartika, “Pengaruh Pengetahuan dan Sikap terhadap Perilaku Ibu dalam Pemberian Imunisasi Dasar Lengkap pada Bayi di Indonesia: Literature Review,” Sport Sci. Heal., vol. 5, no. 4, pp. 353–363, 2023, doi: 10.17977/um062v5i42023p353-363.

Nursalam. (2016). Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan : Pendekatan Praktis. Jakarta: Salemba Medika. Https://Adoc.Pub/Queue/Metodologi- Penelitian-Ilmu Keperawatan.Html. Diperoleh pada tanggal 01 Oktober 2024.

Peren, S. (2022). Membaca Statistik Tentang Kasus Bullying Di Indonesia. https://www.depoedu.com/2022/12/13/edu-talk/membaca-statistik-

tentang-kasus-bullying-di-indonesia/

Pudjiastami, A. (2020). Hubungan Perilaku Bullying dengan Kemampuan Interaksi Sosial pada Remaja. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 4(3), 1040-1050. https://doi.org/10.33024/mahesa.v4/3.13580

Putri, H. S., Febriana, B., & Setyowati, W. E. (2023). Hubungan Antara Peran Kelompok Teman Sebaya Dengan Perilaku Bullying (Korban) Pada Remaja. Jurnal Ilmiah Sultan Agung, 2(1), 263–271.

Rohimah, A. I., & Mamnu‟ah, M. A. (2016). Hubungan peran kelompok teman sebaya dengan perilaku bullying pada anak usia sekolah di sd muhammadiyah mlangi gamping sleman yogyakarta (Doctoral dissertation, Universitas' Aisyiyah Yogyakarta).

Shafira, S. (n.d.). pengaruh kompetensi sosial, pola asuh orang tua dan jenis kelamin terhadap perilaku bullying. Fakultas Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.

Sartika, N. (2022). Pengaruh Bullying Terhadap Hubungan Sosial.

Sri Lestari & Yusmansyah, S. M. (2018). Bentuk dan Faktor Penyebab Perilaku Bullying Forms and Factors Causing Bullying Behavior. 1.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&D. Bandung: Cv.Alfabeta.Http://Library.Fip.Uny.Ac.Id/Opac/Index.Php?PShow_Detai1 &1d=3394. diperoleh pada tanggal 01 Oktober 2024.

Sulfemi. W B., & Yasita, O. (2020). Dukungan sosial teman sebaya terhadap perilaku bullying. Jumal Pendidikan, 21(2), 133-147-

Suryawati, I., & Gani, A. (2022). Analisis faktor penyebab perilaku merokok. Jurnal Keperawatan Silampari, 6(1), 497–505. Afiyani, I. A., Wiarsih, C., & Bramasta, D. (2019). Identifikasi Ciri-ciri Perilaku Bullying dan Solusi Untuk Mengatasinya di Sekolah. Jurnal Mahasiswa BK An-Nur: Berbeda, Bermakna, Mulia, 5(3), 21–25

Syafriani I, S. (2020). Hubungan minat dan dukungan sosial teman sebaya Dengn motivasi calon Sarjana Keperawtan untuk melanjutkan Profesi NERS Di UNIVERSITAS PAHLAWAN. Jurnal Ners, 4(2), 96-101.

Unicef. (2021). XLS_Bullying-database July-2021 (p. 1). data.unicef.org Usman, I. (2013). Perilaku bullying ditinjau dari peran kelompok teman sebaya

dan iklim sekolah pada siswa SMA di Kota Gorontalo. Gorontalo: Universitas Negeri Gorontalo.

Yuliana. (2020). Dampak Bullying Terhadap Tingkat Kepercayaan Diri Siswa (Studi di MTS Laboratorium UIN STS Jambi). Journal of the European Academy of Dermatology and Venereology, 34(8), 709.€1-709.69. http://dx.doi.org/10.1016/j.jaad.2013.01.032.

Zakiyah, E. Z., Humaedi, S., & Santoso, M. B. (2017). Faktor Yang

Mempengaruhi Remaja Dalam Melakukan Bullying. Prosiding Penelitian Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, https:// doi.org/ 10.24198 /jppm.v4 /2.143524 (2),324-330.

Downloads

Published

2025-08-14

Issue

Section

Articles

How to Cite

Hubungan Peran Kelompok Teman Sebaya Dengan Kejadian Bullying Remaja SMP Negeri 2 Bangkinang Kota (S. . Williani, Y. . Safitri, & S. Syafriani , Trans.). (2025). World Health Digital Journal, 1(3), 191-200. https://doi.org/10.31004/wolgitj.v1i3.37

Most read articles by the same author(s)