Penerapan Terapi Range of Motion (ROM) dan Exercise Bola Karet untuk Meningkatkan Kekuatan Otot pada Pasien Stroke Non Hemoragik dengan Pendekatan Asuhan Keperawatan di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru
DOI:
https://doi.org/10.31004/wolgitj.v2i1.58Keywords:
Stroke Non Hemoragik, Kekuatan Otot, Range of Motion, Exercise Bola KaretAbstract
Stroke non hemoragik adalah stroke yang terjadi karena adanya penyumbatan pada pembuluh darah yang menyebabkan aliran darah ke otak terhenti sebagian atau seluruhnya. Stroke non hemoragik merupakan jenis stroke yang paling umum terjadi, mencakup hampir 80% dari seluruh stroke. Gejala utama stroke non-hemoragik adalah timbulnya deficit neurologis secara tiba-tiba, didahului dengan gejala prodromal, terjadi saat istirahat atau saat bangun tidur. Tujuan dari karya ilmiah ini untuk memberikan Penerapan terapi range of motion dan exercise bola karet untuk meningkatkan kekuatan otot pada Tn. S di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru. Pada saat pengkajian Tn. S mengeluh lemah anggota gerak sebelah kiri yang dirasakan pada lengan dan tungkai, pasien tidak bisa mengangkat lengan dan jari tangan kiri dan tungkai kiri, dan pasien juga mengalami kejang. Tanda-tanda vital Tn. S saat pengkajian tekanan darah 141/76 mmhg, Nadi: 76x/menit, RR: 23x/menit, Suhu: 36,5◦c, pasien terpasang infus Nacl 0,9%. Diruangan Krisan perawat memang sudah memberikan obat Phenytoin diazepam kapsul 100mg 3x1 untuk menenangkan syaraf ditubuh pada pasien. Dari analisa kasus pada pasien didapatkan adanya peningkatan kekuatan otot setelah diberikan terapi range of motion dan exercise bola karet. Diharapkan bagi Tn. S dapat melakukan terapi range of motion dan exercise bola karet untuk melatih peningkatan otot pasien stroke non hemoragik.
Downloads
References
Agusrianto, A., & Rantesigi, R. (2020). Rehabilitasi fisik pada pasien stroke non-hemoragik: Mekanisme penurunan kekuatan otot dan strategi pemulihan. Makassar: Penerbit Kesehatan Nusantara.
Amanda, S., Rahmi, D., & Luthfi, M. (2025). Pengaruh kombinasi ROM dan latihan bola karet terhadap fungsi motorik pada pasien stroke non-hemoragik. Bandung: Penerbit Medika Utama.
Ambika, L., Pradana, Y., & Hadi, F. (2023). Latihan ROM dan exercise bola karet sebagai terapi non-farmakologis untuk meningkatkan kekuatan otot ekstremitas atas pada pasien stroke. Jakarta: Penerbit Kesehatan Indonesia.
Bachtiar, A., Wijaya, H., & Lestari, D. (2023). Efektivitas latihan ROM dini terhadap pencegahan kontraktur dan peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke. Jakarta: Penerbit Medika Indonesia.
Desi, R. (2021). Fisiologi latihan ROM: Mekanisme neuromuskular dan peningkatan kekuatan otot. Bandung: Penerbit Kesehatan Mandiri.
Herdman, T. H., & Kamitsuru, S. (Eds.). (2015). NANDA International nursing diagnoses: Definitions and classification 2015–2017. Oxford: Wiley-Blackwell.
Ilham, M. (2024). Aktivasi sensorik dan mekanisme neuromotor pada latihan genggam bola karet untuk pasien stroke. Makassar: Penerbit Kesehatan Mandiri.
Ilham, M., Indhit, R., & Asri, F. (2024). Efektivitas kombinasi ROM dan exercise bola karet terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke non-hemoragik: Studi kasus. Yogyakarta: Penerbit Medika Nusantara.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023: Laporan Nasional. Jakarta: Kemenkes RI.
Maria, L. (2021). Stroke dan Gangguan Peredaran Darah Otak. Jakarta: Penerbit Kesehatan Indonesia.
Potter, P. A., & Perry, A. G. (2010). Fundamentals of nursing (7th ed.). St. Louis, MO: Mosby Elsevier.
Saputra, G., Hartono, R., & Widyastuti, L. (2022). Pengaruh latihan ROM terhadap pencegahan atrofi dan peningkatan kekuatan otot tangan pada pasien stroke. Surabaya: Penerbit Medika Persada.
Saputra, G., Hartono, R., & Widyastuti, L. (2022). Pengaruh latihan genggam bola karet terhadap stimulasi serabut otot dan peningkatan kekuatan tangan pada pasien stroke. Surabaya: Penerbit Medika Persada.
Sinta, K., Sapti, R., & Immawati, N. (2024). Efektivitas latihan ROM dan genggam bola karet terhadap peningkatan kekuatan otot pada pasien stroke non-hemoragik. Surabaya: Penerbit Medika Persada.
Suwaryo, P. A., Nugroho, S., & Hartanto, D. (2021). Prevalensi hemiparesis pada pasien stroke non-hemoragik dan implikasinya terhadap fungsi motorik. Yogyakarta: Penerbit Medika Nusantara.
Tamburian, A. (2020). Stroke non hemoragik: Mekanisme, etiologi, dan penatalaksanaan. Jakarta: Penerbit Kesehatan Nusantara.
World Health Organization. (2020). Stroke: Key facts. Geneva: WHO. Retrieved from https://www.who.int/news-room/fact-sheets.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Chamisyah Putri, Muhammad Nurman, Yenny Safitri

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







