Gambaran Pengetahuan Pekerja Pandai Besi Tentang Penyakit Akibat Kerja di CV Taman Langit Desa Teratak

Authors

  • Fahra Nabila Kesehatan Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Bangkinang, Indonesia Author
  • Dassyka Febria Kesehatan Masyarakat, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Bangkinang, Indonesia Author
  • Syukrianti Syahda Kebidanan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Bangkinang, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.31004/wolgitj.v2i1.67

Keywords:

Pengetahuan , Penyakit Akibat Kerja , Pekerja , Pandai Besi

Abstract

Penyakit akibat kerja (PAK) masih menjadi masalah penting di sektor informal, terutama pada pekerjaan pandai besi yang memiliki risiko tinggi terhadap paparan panas, asap logam, kebisingan, dan postur kerja yang tidak ergonomis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran pengetahuan penyakit akibat kerja pada pekerja pandai besi di CV Taman Langit tahun 2025. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dan sampel dalam penelitian ini adalah seluruh pekerja pandai besi di CV Taman Langit Desa Teratak yang berjumlah 35 orang, menggunakan teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan rendah tentang penyakit akibat kerja yaitu sebanyak 24 responden (68,6%), sedangkan yang berpengetahuan tinggi sebanyak 11 responden (31,4%). Selain itu, sebanyak 29 responden (82,9%) mengalami gejala terkait penyakit akibat kerja. Hasil ini menunjukkan bahwa rendahnya tingkat pengetahuan berpengaruh terhadap tingginya kejadian PAK pada pekerja pandai besi. Diperlukan upaya peningkatan edukasi dan penerapan program Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) melalui pelatihan rutin serta penyediaan alat pelindung diri (APD) untuk mencegah penyakit akibat kerja di lingkungan kerja pandai besi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ayu, D. P., Rahmawati, L., & Santoso, B. (2024). Hubungan pengetahuan keselamatan kerja dengan kejadian penyakit akibat kerja pada pekerja sektor informal. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 19(2), 112-120.

Heriyani, E., Pratama, D., & Kusuma, H. (2023). Penyakit akibat kerja pada sektor informal dan upaya pencegahannya. Jurnal Kesehatan Lingkungan, 15(1), 33-41.

International Labour Organization. (2021). Global trends on occupational accidents and diseases. Geneva: ILO.

Kurnia Widjaja, R., & Ramdan, I. M. (2019). Penyakit akibat kerja dan pencegahannya. Jakarta: UI Press.

Larasatie, A., et al. (2022). Risiko kesehatan pada pekerja sektor informal. Jurnal K3 Indonesia, 18(3), 201-210.

Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pasca Budiono, & Widiyawati, R. (2025). Paparan debu dan asap logam terhadap gangguan pernapasan pekerja. Jurnal Kesehatan Lingkungan Kerja, 8(1), 55-63.

Prasetyo, A. (2021). Risiko kesehatan pada pekerja pandai besi tradisional. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 16(2), 98-105.

Putri, D. A., Santoso, B., & Rahmawati, L. (2021). Hubungan pengetahuan dengan keluhan kesehatan pekerja bengkel las. Jurnal Kesehatan Kerja, 4(2), 65-73.

Suryani, & Andriani. (2020). Hubungan tingkat pengetahuan dengan perilaku pencegahan penyakit akibat kerja. Jurnal Promosi Kesehatan, 8(2), 145-153.

Tarwaka. (2015). Keselamatan dan kesehatan kerja: Manajemen dan implementasi K3. Surakarta: Harapan Press.

World Health Organization. (2024). Work-related diseases and global mortality. Geneva: WHO.

Downloads

Published

2025-12-30

Issue

Section

Articles

How to Cite

Gambaran Pengetahuan Pekerja Pandai Besi Tentang Penyakit Akibat Kerja di CV Taman Langit Desa Teratak (F. . Nabila, D. . Febria, & S. . Syahda , Trans.). (2025). World Health Digital Journal, 2(1), 112-118. https://doi.org/10.31004/wolgitj.v2i1.67

Similar Articles

11-20 of 51

You may also start an advanced similarity search for this article.