Gambaran Karakteristik Penderita Rheumatoid Arthritis pada Lansia di Desa Pulau Rambai Wilayah Kerja Puskesmas Kampa Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.31004/wolgitj.v2i2.70Keywords:
Rheumatoid Arthritis , LansiaAbstract
Rheumatoid Arthritis (RA) merupakan penyakit autoimun kronis yang menyerang sendi dan dapat menurunkan kualitas hidup, terutama pada kelompok lanjut usia. Faktor usia, jenis kelamin, pendidikan, pekerjaan, lama menderita, dan penyakit penyerta menjadi aspek penting dalam menentukan kondisi klinis penderita RA. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik penderita RA pada lansia di Desa Pulau Rambai Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kampa, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Penelitian ini dilaksanakan pada 1–3 Oktober 2025 dengan desain deskriptif analitik. Sampel penelitian terdiri dari 51 responden yang dipilih menggunakan teknik Simple Random Sampling. Hasil penelitian menunjukkan seluruh responden berusia 60–64 tahun (100%) dengan proporsi perempuan sebesar 80,4%, berpendidikan terakhir SD (43,1%), dan tidak bekerja (72,5%). Berdasarkan lama menderita, sebagian responden telah menderita RA selama 1–5 tahun (56,9%) dan memiliki penyakit penyerta (66,7%). Kesimpulan penelitian ini adalah penderita RA lansia di Desa Pulau Rambai Wilayah Kerja UPT Puskesmas Kampa didominasi oleh kelompok usia lanjut awal dengan tingkat pendidikan rendah, sebagian besar tidak bekerja, telah menderita RA dalam jangka waktu menengah, dan memiliki penyakit penyerta. Disarankan kepada pihak puskesmas untuk meningkatkan program deteksi dini RA pada lansia, memperkuat edukasi mengenai pengelolaan nyeri serta pencegahan komplikasi, dan mendorong keterlibatan keluarga dalam mendukung perawatan sehari-hari.
Downloads
References
Akbar, M., Rahman, A., & Lestari, S. (2021). Persepsi masyarakat terhadap lansia di Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9(2), 112–120. https://doi.org/10.1234 /jkm.v9i2.2021
Aletaha, D., & Smolen, J. S. (2018). Diagnosis and management of rheumatoid arthritis: A review. JAMA, 320(13), 1360–1372. https://doi.org/10.1001/ jama.2018.13103
Asmara, D., Wijayanti, F., & Rahmawati, N. (2023). Prevalensi penyakit rematik pada lansia di Indonesia tahun 2020. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 5(1), 45–53. https://doi.org/10.5678/jeki.v5i1.2023
Aspiani, R. Y. (2021). Penyakit autoimun pada sistem muskuloskeletal. Jurnal Ilmu Keperawatan, 8(1), 33–42. https://doi.org/10.1016/j.jikep.2021.01.004
Ayu Zahra, N. (2021). RAdan dampaknya terhadap kualitas hidup. Jurnal Kedokteran Klinik, 12(3), 210–219. https://doi.org/10.31219/osf.io/ra 2021
Baiti, N., Fadilah, R., & Pratiwi, E. (2020). Kualitas hidup lansia penderita penyakit kronis. Jurnal Keperawatan, 13(2), 78–85. https://doi.org/10.33369/jk.v13i2. 2020
Budiarti, A. (2022). Dampak RAterhadap kesehatan mental pasien. Jurnal Psikologi Klinis, 14(1), 56–65. https://doi.org/10.31219/osf.io/ra2022
Dinas Kesehatan Provinsi Riau. (2022). Profil kesehatan Provinsi Riau tahun 2022. Dinas Kesehatan Provinsi Riau. https://dinkes.riau.go.id/profil2022
Dougados, M., Soubrier, M., Antunez, A., Balint, P., Balsa, A., Buch, M. H., Casado, G., Detert, J., El-Zorkany, B., Emery, P., Haugeberg, G., Houbiers, J., Kvien, T. K., Laas, K., Lahiri, M., Martin-Mola, E., Pavelka, K., Perrot, S., Pieper, C., Gossec, L. (2014). Prevalence of comorbidities in RAand evaluation of their monitoring: Results of an international, cross-sectional study (COMORA). Annals of the Rheumatic Diseases, 73(1), 62–68. https://doi.org/10.1136/annrheumdis-2013-204223
Fitriani, Y., & Sari, R. (2019). Adaptasi dan validasi HAQ-DI untuk menilai status fungsional penderita RAdi Indonesia. Jurnal Rehabilitasi Medik Indonesia, 5(2), 87–94. https://doi.org/10.1234/jrmi.v5i2.2019
Hafizhah, R., Yuliana, N., & Siregar, T. (2020). Gangguan tidur pada penderita rheumatoid arthritis. Jurnal Neurologi Indonesia, 8(2), 123–130. https://doi.org /10.31219/osf.io/gn2020
Kusuma, D., Hartono, R., & Putri, A. (2021). Profil klinis dan karakteristik penderita RAdi rumah sakit pendidikan Indonesia. Jurnal Rheumatologi Indonesia, 6(2), 45–53. https://doi.org/10.1234/jri.v6i2.2021
Lee, Y. C., Cui, J., Lu, B., Frits, M. L., Iannaccone, C. K., Shadick, N. A., & Karlson, E. W. (2018). Pain persists in DAS28 RAremission but not in ACR/EULAR remission: A longitudinal
observational study. Arthritis Research & Therapy, 20(1), 185. https://doi.org/10.1186/s13075-018-1671-0
Nureliya, F. (2019). Hubungan hormon estrogen dengan kesehatan tulang pada wanita. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 7(2), 88–95. https://doi.org/10.33369 /jgk.v7i2.2019
Nursalam. (2020). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis (5th ed.). Salemba Medika.
Matcham, F., Rayner, L., Steer, S., & Hotopf, M. (2019). The impact of RAon quality-of-life assessed using the SF-36: A systematic review and meta-analysis. Seminars in Arthritis and Rheumatism, 49(1), 19–30. https://doi.org/10.1016/j.semarthrit.2019.01.004
Permadi, A. (2023). Perubahan fisiologis lansia dan dampaknya pada kesehatan. Jurnal Gerontologi Indonesia, 2(1), 14–22. https://doi.org/10.31219/osf.io/jgi 2023
Putri, A. D., & Wulandari, F. (2020). Penggunaan Visual Analog Scale untuk penilaian nyeri pada pasien RAdi Puskesmas Jakarta. Jurnal Kesehatan Indonesia, 11(3), 145–152. https://doi.org/10.1234/jki.v11i3.2020
Putri, A. R. (2021). Penyakit kronis pada usia lanjut dan kualitas hidup. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 9(2), 101–108. https://doi.org/10.31219/osf.io/ jkmb2021
Romadhon, A. (2019). Hubungan jenis kelamin dengan kejadian rheumatoid arthritis. Jurnal Epidemiologi dan Penyakit Tidak Menular, 1(1), 25–31. https://doi.org/10.31219/osf.io/jep2019
Safitri, W. (2020). Perubahan sistem kardiovaskuler pada lansia. Jurnal Keperawatan Kardiologi, 5(1), 34–41. https://doi.org/10.31219/osf.io/jkk2020
Sangha, O. (2000). Epidemiology of rheumatic diseases. Rheumatology, 39(Suppl 2), 3–12. https://doi.org/10.1093/rheumatology/39.suppl_2.3
Sastra, A., Putra, I., & Wulandari, S. (2025). Kualitas hidup lansia dengan rheumatoid arthritis. Jurnal Kesehatan dan Pembangunan, 15(1), 1–10. https:// doi.org/10.31219/osf.io/jkp2025
Smolen, J. S., Aletaha, D., Barton, A., Burmester, G. R., Emery, P., Firestein, G. S., Kavanaugh, A., McInnes, I. B., Solomon, D. H., Strand, V., & Yamamoto, K. (2016). Rheumatoid arthritis. Nature Reviews Disease Primers, 2, 16002. https://doi.org/10.1038/nrdp.2016.1
Suswitha, R., Indrawan, A., & Dewi, L. (2020). Prevalensi RAsecara global. Jurnal Reumatologi Indonesia, 9(2), 87–94. https://doi.org /10.31219/osf.io/jri2020
Sistem Respirasi. (2024). Gangguan pendengaran pada lansia dan faktor penyebabnya. Buletin Kesehatan Lansia, 4(1), 55–62. https://doi.org/10.31219/ osf.io/bkl2024
Utama, Y. (2022). Faktor psikologis yang mempengaruhi kualitas hidup pasien rheumatoid arthritis. Jurnal Psikologi Kesehatan, 10(1), 45–53. https://doi.org /10.31219/osf.io/jpk2022
Verstappen, S. M. M., Gwinnutt, J. M., Belcher, J., Lunt, M., Barton, A., Symmons, D. P. M., & Hyrich, K. L. (2019). Long-term outcomes of early RApatients after 20 years of follow-up. Annals of the Rheumatic Diseases, 78(3), 356–364. https://doi.org/10.1136/annrheumdis-2018-213281
World Health Organization. (2020). RAfact sheet. WHO. https:// www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/rheumatoid-arthritis
Wulandari, A. (2020). Hubungan tingkat pendidikan dengan kepatuhan pengobatan pada penderita penyakit kronis: Sebuah tinjauan literatur. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 12(2), 115–124. https://doi.org/10.26714/jkm.12.2.2020.115-124
Zhang, Y., Jordan, J. M., & Wang, J. (2020). Epidemiology of rheumatoid arthritis: Risk factors, onset, and outcomes. Clinical Reviews in Allergy & Immunology, 59(3), 253–269. https://doi.org/10.1007/s12016-020-08738-0
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Indah Sri Nuryani, Ridha Hidayat, Nislawaty

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







