Gambaran Konsep Diri Anak Retardasi Mental di Sekolah Luar Biasa (SLB) Bangkinang Kota Tahun 2022

Authors

  • Nurfitria Ningsih Program Studi S1 Keperawatan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Author
  • M. Nurman Program Studi S1 Keperawatan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Author
  • Dhini Anggraini Dhilon Program Studi Kebidanan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai Author

DOI:

https://doi.org/10.31004/wolgitj.v2i2.83

Keywords:

Konsep diri, Anak Retardasi Mental

Abstract

Retardasi mental merupakan lemahnya mental dengan kecerdasan rendah pada tahap perkembangan bayi maupun anak usia dini. Retardasi mental juga memiliki kepintaran yang lebih rendah dari anak normal pada umumnya dan menghadirkan kesulitan dalam beradaptasi ataupun interaksi sosial (Novitasari, 2012). Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Gambaran konsep diri anak retardasi mental di Sekolah Luar Biasa (SLB) Bangkinang Kota tahun 2023. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif. Adapun populasi pada penelitian ini adalah seluruh anak retardasi mental yang berjumlah 47 orang. Sampel pada penelitian ini adalah 47 orang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah non probability sampling berupa total sampling. Analisa data yang digunakan pada penelitian ini adalah Analisa Univariat. Dari hasil penelitian pada analisa univariat didapatkan bahwa konsep diri anak retardasi mental berada pada kategori rendah sebanyak 25 (53.2%). Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai acuan dalam meningkatkan konsep diri anak retardasi mental.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aprianti, L. (2018). Gambaran Konsep Diri Dan Kecemasan Pada Orang Tua Yang Memiliki Anak retardasi mental Di Sekolah Luar Biasa B-C Kurnia Kabupaten Garut. XII, 176–183.

Benny. (2014). Penerimaan Diri Ibu yang Memiliki Anak retardasi mental di SLB YPAC Padang.

Chaplin. (2012). Kamus Lengkap Psikologi (Terjemahan Kartini Kartono. Pt. Rajagrafindo Persada.

Damaiyanti. (2012). Asuhan Keperawatan Jiwa. Refika Aditama.

Dana, Y. E. (2018). Hubungan Aktivitas Fisik Denganderajathipertensi Pada Lansia (Studidi Dusun Pajaran Desa Peterongan Kecamatan Peterongan Kabupaten Jombang). Www.Journalekeperawataninternasional.Com.

Esti, Y., & R, R. T. A. (2017). Metodologi Penelitian Dan Statistik. Salemba Medika.

Fithriyana, R. (2019). Pengaruh Peran Orang Tua Terhadap Kemandirian Anak Dalam Personal Hygiene Pada Anak Tuna Grahita Di Slbn Bangkinang Kota. Jurnal Basicedu, 3(2), 336–344. Https://Doi.Org/10.31004/Basicedu.V3i2.11

Goswani, S. (2013). The Parental Attitude Of Mentaly Retarded Children. Global Journal Of Human Social Science Arts & Humanities. 13.

Heryanti. (2014). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kemandirian.

Hidayat. (2014). Metode Penelitian Keperawatan Dan Teknis Analisis Data. Salemba Medika.

Hidayat, A. . (2012). Metode Penelitian. Salemba Medika.

Kartikaningrum, A. (2018). Hubungan Peran Orang Tua Dengan Kemandirian Perawatan Diri Anak retardasi mental Di Slb Negeri Ungaran Kabupaten Semarang. 1–13.

Kesehatan, J., & Perdana, S. (2020). Dukungan Keluarga Dalam Kemandirian Perawatan Diri Anak retardasi mental Ringan Di Slb-C Ykb Garut Family Support In Self Care Independency Of Retardasi mental Merupakan Salah Satu Gangguan Pada Tingkat Kecerdasan Dengan Iq ( Intelligence Quotient ) Dibaw. 3, 214–221.

Maulinda, Z. (2013). Hubungan Pola Asuh Orang Tua Dengan Tingkat Kemandirian Pemenuhan Kebutuhan Ads ( Aktivitas Dasar Sehari-Hari ) Pada Anak retardasi mental Sedang Di Slb Widya Mulia Pundong Bantul. 1, 81–109.

Mira, A. (2015). Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (Phbs) Dalam Upaya Mencegah Penyakit Kulit Pada Santri Di Pondok Pesantren Nurul Huda. Jurnal Keperawatan, Xi.

Mudjito. (2012). Implementasi Pendidikan Ketrampilan Berbasis Kemandirian Bagi Anak Berkebutuhan Khusus Jenjang Pendidikan Dasar.

Musfiqon. (2012). Pengembangan Media Dan Sumber Pembelajaran. Prestasi Pustaka Raya.

Nurman, M. (2018). Hubungan Aktivitas Fisik Dengan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di Desa Pulau Birandang Wilayah Kerja Puskesmas Kampar Timur. Jurnal Ners, 2(9), 71–78.

Https://Journal.Universitaspahlawan.Ac.Id/Index.Php/Ners/Article/View/838

Norhidayah. (2013). Gambaran Kejadian Kecemasan pada Ibu Penderita Retardasi mental Sindromik di SLB-C Banjarmasin. 9, 43–50.

Novitasari, R. (2012). Strategi Coping pada orangtua yang memiliki anak retardasi mental ditinjau dari tingkat pendidikan. S.

Statistik, D. B. P. (2018). Data Jumlah Penyandang Cacat.

Hidayat. (2012). Metode Penelitian. Salemba Medika.

Notoatmodjo. (2012). Metode Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.

Notoatmodjo, P. D. S. (2014). Metodologi Penelitian Kesehatan. Rineka Cipta.

Nursalam. (2014). Manajemen Keperawatan: Aplikasi Dalam Praktik Keperawatan Profesiona. Salemba Medika.

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D (Bandung). Pt Alfabet.

Widowati, D. A. Y. U., Studi, P., Luar, P., Keguruan, F., Ilmu, D. A. N., & Maret, U. S. (2019). Hubungan Dukungan Oran G Tua Dengan Kemandirian Merawat Diri Anak retardasi mental Di Slb Surakarta.

Yanti, P. M., Pascasarjana, S., & Surakarta, U. M. (2017). Dinamika penerimaan orang tua yang memiliki anak berkebutuhan khusus. 4(1), 18–23.

Downloads

Published

2026-05-01

Issue

Section

Articles

How to Cite

Gambaran Konsep Diri Anak Retardasi Mental di Sekolah Luar Biasa (SLB) Bangkinang Kota Tahun 2022 (N. . Ningsih, M. . Nurman, & D. A. Dhilon , Trans.). (2026). World Health Digital Journal, 2(2), 195-201. https://doi.org/10.31004/wolgitj.v2i2.83