Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Melakukan Kontrol Rutin pada Penderita Diabetes Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Bangkinang Kota
DOI:
https://doi.org/10.31004/wolgitj.v2i1.63Keywords:
Dukungan keluarga , Kepatuhan kontrol rutin , Diabetes mellitusAbstract
Penderita diabetes mellitus (DM) memerlukan kontrol rutin untuk memantau kondisi kesehatannya dan mencegah komplikasi. Kepatuhan terhadap kontrol ini dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya dukungan keluarga. Dukungan keluarga berperan penting dalam memberikan motivasi, pengawasan, serta dorongan emosional, sehingga penderita lebih teratur dalam menjalani kontrol kesehatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan kontrol rutin pada penderita DM di wilayah kerja UPT Puskesmas Bangkinang Kota, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 7-8 September 2025. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional , sampel terdiri dari 82 responden yang dipilih menggunakan Purposive Sampling dengan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 51 responden (62,2%) memiliki dukungan keluarga yang baik, sementara 51 responden (62,2%) tercatat tidak patuh dalam melakukan kontrol rutin. Analisis statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan kontrol rutin p-value = 0,048; Prevalence Odds Ratio (POR) = 3,048. Hal ini berarti responden dengan dukungan keluarga yang buruk memiliki risiko 3,0 kali lebih besar untuk tidak patuh melakukan kontrol rutin dibandingkan dengan responden yang memperoleh dukungan keluarga yang baik. Kesimpulan penelitian ini adalah dukungan keluarga berperan signifikan dalam meningkatkan kepatuhan penderita menjalani kontrol rutin. Diharapkan penderita DM dapat rutin melakukan kontrol kesehatan, sementara keluarga diharapkan terus memberi dukungan, baik secara emosional, informasi, maupun bantuan nyata, agar komplikasi dapat dicegah.
Downloads
References
Andayani, N. L., Suryani, T., & Rahayu, D. (2020). Faktor yang memengaruhi kepatuhan kunjungan ulang penderita diabetes mellitus di fasilitas kesehatan. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 11(2), 87–95. https://doi.org/10.33546/jkk.v11i2.567
Anriani, N. (2020). Hubungan konsep diri dengan prestasi akademik pada mahasiswa penerima Bidikmisi di Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara. Skripsi. https://repositori.usu.ac.id/handle/123516789/29083
Bustan, M. N. (2015). Manajemen pengendalian penyakit tidak menular (Pertama). PT Rineka Cipta.
Dewi, I. K. (2019). Faktor-faktor yang penyebab pernikahan dini pada remaja di Desa Siabu wilayah kerja Kecamatan Salo 2019. Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar. (2022). Profil kesehatan Kabupaten Kampar tahun 2022. Kampar: Dinkes Kampar.
Dinas Kesehatan Kabupaten Kampar. (2024). Profil kesehatan Kabupaten Kampar tahun 2024. Kampar: Dinkes Kampar.
Dinas Kesehatan Provinsi Riau. (2022). Profil kesehatan Provinsi Riau tahun 2022. Pekanbaru: Dinkes Riau.
Donsu, J. D. (2019). Metode penelitian keperawatan. Pustaka Baru Press.
Fitriani, D., Nurhidayah, I., & Setiawan, H. (2019). Hubungan lama menderita diabetes mellitus dengan kepatuhan minum obat pada penderita DM tipe 2. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 14(1), 51–52. https://doi.org/10.15294 /kemas.v14i1.12351
Friedman, M. M. (2010). Keperawatan keluarga: Teori dan praktik (5th ed.). Jakarta: EGC.
Haryati, A. I., & Tyas, T. W. (2022). Perbandingan kadar HbA1c pada penderita diabetes melitus tipe 2 yang disertai hipertensi dan tanpa hipertensi di rumah sakit. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 18(1), 8.
Helmawati, T. (2014). Hidup sehat tanpa diabetes: Cara pintar mendeteksi, mencegah, dan mengobati diabetes. PT Suka Buku.
Hensarling, J. (2009). Development and psychometric testing of the Diabetes Family Support Scale (DFSS) (Doctoral dissertation, University of Texas at Tyler). ProQuest Dissertations Publishing.
Hidayat, A. A. A. (2018). Metodologi penelitian keperawatan dan kesehatan. Salemba Medika.
(IDF), I. D. F. (2017). International Diabetes Federation. Diabetes Research and Clinical Practice. https://doi.org/10.1016/j.diabres.2013.10.013
(IDF), I. D. F. (2021). International Diabetes Federation. Diabetes Research and Clinical Practice. https://doi.org/10.1016/j.diabres.2013.10.013
Indaryati, S. (2018). Pengaruh diabetes self management education (DSME) terhadap self-care penderita diabetes melitus di rumah sakit kota Palembang Sri. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 1(1), 44–52.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Kesehatan pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Laporan prevalensi diabetes mellitus di Indonesia. Jakarta: Kemenkes RI.
Kurniadi, H., & U. N. (2015). Stop! Diabetes, hipertensi, kolesterol tinggi, jantung koroner. Istana Media.
Kurniawan, A., Handayani, S., & Prasetyo, D. (2019). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan kontrol penderita diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Keperawatan dan Kesehatan, 10(2), 51–53. https://doi.org/ 10.xxxx /jkk.v10i2.1234
Kurniawati, T., Huriah, T., & Primanda, Y. (2021). Pengaruh diabetes self management education (DSME) terhadap self management pada penderita diabetes mellitus. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 12(2). https://doi.org/10.48144/jiks.v12i2.174
Lestari, Zulkarnain, & Sijid, S. A. (2021). Diabetes melitus: Review etiologi, patofisiologi, gejala, penyebab, cara pemeriksaan, cara pengobatan dan cara pencegahan. UIN Alauddin Makassar, November, 237–241.
Medika, T. B. (2017). Berdamai dengan diabetes. Bumi Medika.
Nurjana, M. A., & Veridiana, N. N. (2019). Hubungan perilaku konsumsi dan aktivitas fisik dengan diabetes mellitus di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, 47(2), 97–106. https://doi.org/10.22435/bpk.v47i2.667
Nurman, M., & Mardian, R. (2018). Pengaruh pemberian daun seri terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus di Kelurahan Bangkinang Kota wilayah kerja Puskesmas Bangkinang Kota. 2(23), 95–101.
Nursalam. (2016). Metodologi penelitian ilmu keperawatan: Pendekatan praktis. Jakarta: Salemba Medika. https://adoc.pub/queue/metodologi-penelitian-ilmu-keperawatan.html
PERKENI. (2019). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes mellitus tipe 2 dewasa di Indonesia. PB PERKENI.
PERKENI (2021). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 di Indonesia (Perkeni 2021). Jakarta: PB Perkeni.
Pratiwi, N., Rahmawati, D., & Lestari, A. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penderita diabetes mellitus dalam melakukan kontrol rutin. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 14(1), 25–33. https://doi. org/10.xxxx/ jkma.v14i1.5678
Pratiwi, R., & Sari, P. (2021). Kepemilikan jaminan kesehatan dan keteraturan kontrol penderita penyakit kronis di puskesmas. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 9(2), 134–142. https://doi.org/10.20473/jaki.v9i2.2021.134-142
Putri, R., & Sari, M. (2020). Peran dukungan keluarga terhadap kepatuhan kontrol penderita diabetes mellitus tipe 2. Jurnal Ilmiah Keperawatan, 6(1), 12–20. https://doi.org/10.xxxx/jik.v6i1.4321
Putri, V. Y., Indra, R. L., & Erianti, S. (2020). Faktor yang mempengaruhi praktik perawatan kaki pada penderita diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Rejosari, Propinsi Riau. Jurnal Cakrawala Promkes, 2(2), 87. https://doi.org/10.12928/promkes.v2i2.1777
Restyana Noor Fatimah. (2016). Diabetes mellitus tipe 2. Indonesian Journal of Pharmacy, 27(2), 74–79. https://doi.org/10.14499/indonesianjpharm27 iss2pp74
Riskesdas. (2018). Laporan Riskesdas 2018 Nasional.pdf. Kemenkes.
Safitri, Y. (2018). Pengaruh pemberian rebusan daun kelor terhadap kadar gula darah pada penderita DM tipe 2 di Kelurahan Bangkinang Kota wilayah kerja Puskesmas tahun 2017. Jurnal Ners, 2(2), 43–50. https://doi.org/10.31004/jn.v2i2.191
Sari, D. P., Yuliana, R., & Anggraini, W. (2021). Dukungan sosial dan motivasi pribadi dengan kepatuhan penderita DM dalam menjalani terapi. Jurnal Penelitian Kesehatan, 9(2), 78–86. https://doi.org/10.xxxx/jpk.v9i2.6789
Sari, E. (2020). Pengaruh rebusan daun kelor terhadap kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus tipe 2 di Puskesmas Tanjung Pinang. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Hang Tuah.
Sharma, S. K., Kalra, S., Dhasmana, D. C., & Basera, H. (2014). Poor adherence to treatment: A major challenge in diabetes. Journal of the Indian Medical Association, 112(2), 110–113.
Sugiyono. (2016). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: CV. Alfabeta. http://library.fip.uny.ac.id/opac/index.php?p=showdetail&id =3394
Sulastri, E., Handayani, N., & Putri, R. (2018). Peran jumlah anggota keluarga terhadap dukungan keluarga pada penderita diabetes mellitus. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 7(1), 22–30. https://doi.org/10.33086/jik.v7i1.321
Sulastri, N., Kurniawati, D., & Saputri, L. (2018). Jumlah anggota keluarga dan dukungan keluarga dengan kepatuhan penderita diabetes mellitus. Jurnal Ilmu Keperawatan, 7(2), 34–41. https://doi.org/10.xxxx/jik.v7i2.9876
Survei Kesehatan Indonesia. (2023). Laporan hasil Survei Kesehatan Indonesia 2023. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.
Tandra, H. (2013). Life healthy with diabetes. Rapha Publishing.
World Health Organization. (2021). Global report on diabetes. Geneva: World Health Organization
Wulandari, E. (2020). Hubungan tingkat pendidikan keluarga dengan dukungan terhadap penderita diabetes mellitus. Jurnal Keperawatan Medikal Bedah, 8(1), 15–22. https://doi.org/10.xxxx/jkmb.v8i1.5432
Yusra, A. (2021). Hubungan Antara Dukungan Keluarga Dengan Kualitas Hidup Penderita Diabetes Melitus Tipe 2 Di Poliklinik Penyakit Dalam Rumah Sakit Umum Pusat Fatmawati Jakarta. Tesis Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Amelia, Nila Kusumawati, Afiah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







